Hampir subuh, hampir gila aku menantikanya. Bulan masih menempel di langit timur. Melambat, menggoda, aih gemas aku dibuatnya. Dengan malam, sengaja menghentikan waktu, menahan mentari, menjerat embun lembut, memohon angin terus terlelap menjaga.
Tengah malam hampir subuh. Lelah tak mampu merajukku, kantuk tak berani mendekat, mimpi tak ingin datang. Sebentar lagi hampir subuh. Aku ingin melihat malam yang tak serakah, pagi yang tepat waktu. Biarkan mentari menjadi milikku. Bukankan pintu cakrawala untuk hari baru
Februari 01, 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar